Thursday, February 20, 2020

CARA MEMBUAT VPN SERVER DAN CLIENT DI MIKROTIK

CARA MEMBUAT VPN SERVER DAN CLIENT DI MIKROTIK

Case di sini menggunakan 2 router mikrotik type RB941-2nD (sebagai VPN Server) dan RB2011UiAS-2HnD (sebagai VPN Client).

Topologi Jaringan sebagai berikut :

Konfigurasi Router VPN Server sebagai berikut:
IP Publik : 116.12.xx.xx/28
IP LAN   : 172.16.31.0/24

Interface pada Router :

Interface yang dibridge karena ada settingan sebelumnya untuk ke firewall dan server lainnya.
Di sini tersisa ether 1 untuk ke LAN karena ether 2, 3, dan 4 sudah dibridge.
Ether 4 sebagai WAN.



Mulai konfigurasi untuk VPN Server :
1. Aktifkan PPTP Server terlebih dahulu. PPP > PPTP Server. Setting seperti berikut:

2. Klik Tab Secrets untuk membuat user vpn client.

Isikan bagian Name (untuk user akun vpn), Password, Pilih service any, Profile pilih default encryption.
Local address : IP yang untuk Router VPN Server ketika VPN terbentuk.
Remote address : IP yang untuk clinet ketika VPN terbentuk.

Contoh menggunakan IP :
Local address : 10.20.20.1
Remote address : 10.20.20.6

Kita bisa menambahkan user yang lain dengan membedakan remote address nya misalkan : 10.20.20.7 dst.

Sampai sini sudah selesai untuk setting PPTP Server.

Konfigurasi VPN Client :

1. Pilih PPP, pada tab Interface tambahkan PPTP Client. Setting sebagai berikut:

Langsung ke bagian tab Dial Out. Isikan :
Connect To : IP Publik Router VPN Server
User : (isikan dengan user yang telah dibuat di Router VPN Server)
Password : (isikan dengan password yang telah dibuat di Router VPN Server)
Profile pilih default encryption.

Lalu klik Apply dan OK

Hasil :
Jika sudah berhasil status interface pada pptp-out1 akan connected.
Pada bagian IP Address Router VPN Server akan muncul tanda D :

Pada bagian PPP > Active connections :


Tetapi kita masih belum dapat melakukan ping ke IP LAN A dari LAN B dan sebaliknya.
Maka perlu ditambahkan routingan :

Di Router VPN Server :
Dst Address : IP LAN B (172.168.30.0/24)
Gateway : Remote address VPN (10.20.20.6)

Di Router VPN Client
Dst Address : IP LAN A
Gateway : Local Address VPN (10.20.20.1)














Thursday, October 24, 2019

Thursday, March 9, 2017

Comeback dan Sebuah Tekad


Setelah sekian lama ngga nongol, akhirnya gua nongol juga.

Entahlah, mungkin gua masih melakukan pencarian jati diri gua selama ini.

Banyak masa galau yang udh dilalui dan ngga terasa umur gua udah memasuki 17 tahun untuk yang ke-6 kalinya.

Gua merasa harus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan menyia-nyiakan waktu karena beneran deh waktu itu sangat berharga. Kadang gua suka berpikir bahwa gua itu hidup sebenernya mau ngapain.

Sering gua nulis-nulis catatan gitu tujuannya agar hidup gua lebih teratur, tapi itu ngga jalan.
Kenapa? Ya gua berpikir mungkin gua masih jatuh ke kebiasaan lama, yang lebih banyak ngga ada faedahnya.  Sedih sih emang.. Makanya itu gua bener-bener bertekad untuk membenahi hidup.

Gua merasa banyak tertinggal dengan orang-orang yang di masa mudanya bener-bener manfaatin waktu dengan sebaik-baiknya.

Menjadi orang yang pandai bersyukur itu penting banget gua rasa. Karena dengan bersyukur hidup kita menjadi lebih tenang.

Bulan ini, tepatnya tgl 4 Maret gua Ultah. Di malam sebelum ultah gua bener-bener merenung, apa sih yang udah gua lakuin selama ini?

Campur aduk rasanya ada penyesalan juga. Tapi ya gua harus sadar, gua ngga boleh melakukan hal-hal  yang "itu-itu" aja.

Bangun niat yang baik dan benar dari awal dan terus belajar karena sewaktu-waktu kita dapat kesempatan kita siap. Selama ini jujur gua masih takut menghadapi peluang-peluang yang ada. Banyak banget pikiran negatif, belum diambil aja udah macem-macem pikirannya. Alhasil ya gua masih begini-begini aja. Ini kali ya yang namanya harus keluar dari zona nyaman.

Belajar dari pengalaman gua selama ini, yang lebih pengen bisa apa yang orang lain bisa tanpa melihat sebenermya menjadi diri sendiri itu lebih enak. Maksud gua adalah cuma ikut-ikutan aja dan sering memikirkan apa yang orang lain katakan.

Dari situ gua berpikir, gua adalah kendali atas diri gua sendiri. So, be yourself itu terpenting. Gua hidup bukan itu menyenangkan semua orang. Jadi capek kalo selalu merasa ngga enakan. Selama kita mengerti hak dan tanggung masing-masing. Ya, just do it. Yang penting ngga merugikan.

Tulisan ini absurd sih emang. Tapi ini adalah unek-unek gua selama ini.

Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal untuk gua agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.



Aamiin.